• Maklumat Pelayanan
  • Selamat Datang
  • Visi Misi Pelayanan

Selamat Datang di Website SMP NEGERI 2 KAWUNGANTEN. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMP NEGERI 2 KAWUNGANTEN

NPSN : 20300526

Jl.Raya Karangbawang, Kawunganten, Cilacap


esperoka@gmail.com

TLP : (0282)611962


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 80046
Pengunjung : 18255
Hari ini : 67
Hits hari ini : 235
Member Online : 0
IP : 34.239.154.201
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBUAT




 

 

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBUAT PUISI KELAS VIII SMP NEGERI 2 KAWUNGANTEN

Oleh: Saiful Nur Fatoni, S. Pd.

Pendidikan merupakan dasar untuk membentuk generasi masa depan yang berkualitas. Pendidikan berkualitas adalah pendidikan yang mampu melakukan proses pematangan kualitas siswa yang dikembangkan dengan cara membebaskan siswa dari ketidaktahuan, ketidakmampuan, ketidakberdayaan, ketidakbenaran, ketidakjujuran, dan dari buruknya akhlak dan keimanan. Namun, seringkali kita menghadapi tantangan dalam memastikan siswa benar-benar terlibat dan menguasai materi pelajaran. Inilah pengalaman saya dalam menghadapi masalah ini di SMP Negeri 2 Kawunganten, Cilacap, Jawa Tengah, dengan harapan pengalaman ini bisa memberi inspirasi bagi rekan-rekan guru lainnya.

Latar Belakang

Saya merasa prihatin dengan rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Saya melihat beberapa masalah yang mendasar, seperti kurangnya pemahaman tentang karakteristik siswa sehingga tidak tepat dalam pemilihan metode pembelajaran. Pemilihan metode yang tepat pada hakikatnya untuk lebih memudahkan proses dan hasil belajar bisa diraih dengan sebaik dan semudah mungkin oleh siswa. Penggunaan metode pembelajaran yang tepat juga menjadikan proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan berkesan bagi guru dan siswa. Pada dasarnya metode pembelajaran semuanya baik jika digunakan secara tepat. Selain itu, kemampuan siswa dalam membuat puisi juga belum digali secara maksimal. Pentingnya bagi saya membagikan pengalaman ini, karena saya yakin banyak guru yang mengahadapi masalah yang serupa. Praktik pembelajaran ini tidak hanya memberi solusi, tetapi juga menjadi motivasi untuk kita semua menghadapi tantangan dalam pengajaran.

 

 

Peran dan Tanggung Jawab

Saya mengambil peran aktif dalam mencari solusi untuk masalah ini. Langkah pertama adalah mengidentifikasi permasalahan pembelajaran bahasa Indonesia yang terjadi di sekolah. Selanjutnya, saya menentukan penyebab masalah dari setiap permasalah yang diidentifikasi dan merencanakan cara mengatasinya. Saya merasa perlu menciptakan solusi yang paling relevan agar mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Salah satunya dengan menerapkan metode, model, dan media pembelajaran yang tepat sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

Tantangan

Mengatasi tantangan adalah bagian tak terpisahkan dari proses perbaikan. Saya dihadapkan pada beberapa tantangan seperti memilih metode pembelajaran yang tepat. Banyak metode pembelajaran, akan tetapi masih minim pengetahuan bahkan asing dengan metode-metode pembelajaran. Selain itu, saya harus menyusun media pembelajaran yang menarik dan meningkatkan kemampuan saya dalam menggunakan teknologi. Saya ingin melibatkan semua siswa agar lebih aktif dan berpartisipasi dalam pembelajaran melalui metode dan media yang sudah disiapkan.

 

Langkah-Langkah Tindakan

Dalam menghadapi tantangan tersebut, saya merancang langkah-langkah tindakan yang konkret. Pertama, saya merancang perangkat pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Selanjutnya, saya memilih media pembelajaran yang sesuai dengan konten materi, yaitu mencari referensi gambar-gambar dan memilih gambar-gambar tersebut sesuai dengan tema puisi yang akan dibuat. Saya memilih metode pembelajaran picture and picture untuk mengembangkan imajinasi siswa. Dalam kelas, saya mengadakan permainan “Pukul Tikua Mondok” untuk mengingat kembali unsur pembangun puisi. Saya juga menanyakan video langkah-langkah menulis puisi. Selanjutnya, saya menunjukkan tiga buah gambar, siswa diminta mengurutkan gambar tersebut untuk dibuat menjadi sebuah puisi. Hasil dari membuat puisi beberapa saya bacakan di depan kelas.

 

Hasil dan Dampak

Hasil dan dampak dari aksi yang dilakukan yaitu metode picture and picture sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa. Melalui metode ini, pembelajaran membuat puisi lebih berkesan bagi siswa. Pembelajaran terasa lebih menarik, membuat siswa aktif, dan lebih antusias mengikuti pembelajaran ini. Selain itu, hasil belajar siswa memuaskan dan memperoleh nilai di atas KKM. Namun, seperti dalam setiap usaha, ada hambatan yang harus diatasi. Jadwal pelajaran yang padat dan keterbatasan waktu hambatan yang kami alami. Meskipun begitu, dengan kerja keras dan kolaborasi, tantangan ini dapat diatasi.

 

Pesan Untuk Guru Lain

Pengalaman ini memberi saya pelajaran berharga. Guru perlu terus berinovasi, mengadaptasi teknologi dalam pembelajaran, dan memilih metode yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Suasana pembelajaran harus menyenangkan dan interaktif. Guru harus mampu memberikan proses pembelajaran yang berkesan bagi siswa. Pendidikan bukan hanya tentang memberi materi, tetapi juga tentang memberi pengalaman belajar yang bermakna. Mari kita terus belajar dan berbagi pengalaman, karena dalam setiap tantangan, ada peluang untuk mengembangkan diri. Dengan semangat ini, kita bisa menciptakan pembelajaran yang lebih baik bagi generasi penerus kita.

Top of Form

 

 




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas